Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Berau Gelar Apel Senin, Kokohkan Konsolidasi Demokrasi Menuju Pemilu Berintegritas

Bawaslu Berau

Anggota Bawaslu Kabupaten Berau Tamjidillah Noor menjadi Pembina Apel Rutin Senin di Hadiri Oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Berau. 

BERAU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Berau kembali meneguhkan komitmennya dalam memperkuat pengawasan dan konsolidasi demokrasi. Bertempat di halaman kantor Bawaslu Kabupaten Berau, Senin (29/06/2026), seluruh jajaran menggelar apel pagi rutin yang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Berau, Ira Kencana, dan didampingi oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Berau, Tamjidillah Noor, serta diikuti oleh seluruh staf sekretariat.

Kegiatan apel pagi tersebut tidak sekadar menjadi rutinitas mingguan, melainkan momentum strategis untuk membangun budaya kerja yang disiplin dan memantapkan kesiapan kelembagaan dalam menghadapi agenda besar Konsolidasi Demokrasi yang akan digelar pada bulan Juli 2026 . Apel Senin ini menjadi tonggak awal bagi jajaran Bawaslu Berau dalam menyelaraskan visi dan langkah pengawasan partisipatif.

Dalam arahannya, Anggota Bawaslu Kabupaten Berau Tamjidillah Noor, menyampaikan pentingnya integritas dan kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu. Kehadiran Ketua Bawaslu Kabupaten Berau, Ira Kencana, dalam apel tersebut turut menegaskan soliditas kepemimpinan di lingkungan Bawaslu Berau.

"Apel pagi ini adalah wujud komitmen kita untuk selalu siap sedia dan bekerja dengan penuh tanggung jawab. Budaya kerja yang disiplin harus terus kita bangun demi mewujudkan lembaga pengawas yang profesional dan kredibel," ujar Tamjidillah Noor di hadapan para jajaran staf.

Kegiatan apel pagi rutin di lingkungan Bawaslu Berau telah menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menanamkan semangat kebangsaan dan memperkuat kohesivitas tim. Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan, apel pagi juga menjadi sarana untuk menyosialisasikan berbagai kebijakan dan surat edaran dari Bawaslu RI.

Tamjidillah Noor, dalam kesempatan tersebut, menyoroti pentingnya kerja sama tim (teamwork) dalam menghadapi berbagai tantangan kepemiluan ke depan. Ia menegaskan bahwa kunci kesuksesan sebuah lembaga terletak pada kemampuannya untuk menggabungkan beragam keahlian, mendorong inovasi, dan menciptakan lingkungan kerja yang positif . Hal ini sejalan dengan semangat persiapan menjelang konsolidasi yang membutuhkan peran aktif dari seluruh jajaran.

"Efisiensi anggaran yang kita hadapi saat ini bukanlah halangan untuk tetap berinovasi dan berkreasi. Justru ini menjadi tantangan bagi kita untuk lebih kreatif dalam menyosialisasikan pengawasan dan tahapan pemilu, terutama melalui media sosial," tegas Tamjidillah Noor dalam salah satu arahannya sebelumnya yang masih relevan dengan momentum persiapan Juli 2026.

Bawaslu Kabupaten Berau memandang bulan Juli sebagai periode krusial untuk mengonsolidasikan kekuatan pengawasan. Berdasarkan pengalaman Pilkada 2024, sejumlah kerawanan seperti politik uang (money politics), netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), serta penyebaran hoaks dan disinformasi menjadi perhatian utama . Konsolidasi Demokrasi pada Juli mendatang diharapkan menjadi ruang untuk merumuskan langkah-langkah pencegahan yang lebih efektif.

"Kami tidak ingin peristiwa kelam terulang kembali. Melalui konsolidasi ini, kami akan mengajak seluruh pihak—mulai dari pemerintah daerah, partai politik, hingga masyarakat dan mahasiswa—untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan pemilu yang berintegritas," jelas Tamjidillah Noor, mengingatkan pentingnya sinergitas lintas sektor .

Selain itu, pemutakhiran Data Pemilih Tetap (DPT) juga menjadi salah satu fokus yang akan dibahas dalam konsolidasi. Koordinasi dengan perangkat daerah, seperti RT dan kelurahan, dinilai vital untuk memastikan akurasi data pemilih, terutama bagi warga yang pindah domisili atau telah meninggal dunia. Hal ini sejalan dengan upaya preventif agar tidak terjadi kesalahan data yang berujung pada pemungutan suara ulang (PSU).

 

bawaslu berau