Bawaslu Berau Hadiri Rapat Pleno Pengawasan PDPB Triwulan I 2026
|
Berau – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Berau melakukan monitoring terhadap pelaksanaan pengawasan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau, Rabu (01/04/2026).
Monitoring tersebut dipimpin oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Berau, Ira Kencana, Tamjidillah Noor dan Natalis Lapang Wada, yang didampingi staf dari Bagian Pengawasan Bawaslu Kabupaten Berau. Kegiatan ini bertujuan memastikan proses pengawasan Rapat Pleno PDPB berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bawaslu melakukan pengawasan secara komprehensif terhadap seluruh proses rekapitulasi, guna memastikan tahapan berjalan sesuai prosedur, transparan, dan akuntabel.
Dari pihak Bawaslu Kabupaten Berau, pengawasan PDPB dihadiri langsung oleh Ketua Ira Kencana bersama Anggota Tamjidillah Noor dan Natalis Lapang Wada serta sejumlah staf pendamping.
Rapat pleno dibuka oleh Ketua KPU Berau, Budi Harianto, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dinas Kesbangpol Berau, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Berau, Polres Berau, Kodim, serta perwakilan Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Dalam sambutannya, Budi Harianto menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemutakhiran data pemilih, terjadi peningkatan jumlah pemilih di Kabupaten Berau dari Triwulan IV Tahun 2025 ke Triwulan I Tahun 2026. Penambahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti data pemilih pindah domisili, serta perbaikan data ganda.
Rapat pleno ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih di masa non-tahapan pemilu, sekaligus membahas strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemutakhiran data pemilih. Bawaslu Berau berkomitmen untuk terus mendorong peran aktif masyarakat sebagai ujung tombak pengawasan di lapangan.
Anggota Bawaslu Kabupaten Berau, Natalis Lapang Wada, menegaskan bahwa pengawalan terhadap akurasi data pemilih merupakan komitmen penting dalam menjaga fondasi demokrasi. Menurutnya, setiap data pemilih bukan sekadar angka, melainkan representasi hak konstitusional warga negara yang harus dilindungi.
"Partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu harus terus kita dorong. Hasil pemilu nanti harus benar-benar mencerminkan kehendak rakyat, dan itu dimulai dari pengawasan terhadap proses data pemilih yang transparan," tutup Natalis.
Penulis dan Editor :
Humas Bawaslu Kabupaten Berau