Cegah Data Ganda dan Fiktif, Bawaslu Berau Lakukan Pengawasan Melekat pada Proses Coktas KPU
|
Berau, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Berau intensif mengawasi proses pencocokan dan penelitian terbatas (Coktas) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mencegah adanya data pemilih ganda dan fiktif. Pengawasan melekat ini merupakan langkah penting dalam memastikan integritas data pemilih menjelang pemilu yang akan datang.
Anggota Bawaslu Berau, Tamjidillah Noor, menjelaskan bahwa pengawasan ini bertujuan untuk menjaga akurasi data pemilih agar setiap warga yang memiliki hak suara bisa terdaftar dengan benar. “Kami berkomitmen untuk mencegah potensi data ganda dan fiktif yang dapat merusak kualitas pemilu. Oleh karena itu, pengawasan ini harus dilakukan secara cermat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Bawaslu Berau menerjunkan tim pengawas yang akan melakukan monitoring di lapangan, berkoordinasi dengan petugas KPU untuk memastikan semua proses Coktas berjalan sesuai prosedur. Selain itu, mereka juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya partisipasi dalam pemutakhiran data pemilih.
Selama proses Coktas, Bawaslu menerima laporan dari masyarakat yang mengindikasikan adanya kesalahan atau ketidakakuratan data, dan akan segera melakukan verifikasi. Dengan pengawasan yang ketat ini, Bawaslu berharap dapat menciptakan daftar pemilih yang bersih dan terpercaya, sehingga memberikan kejelasan dan keadilan dalam pelaksanaan pemilu.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Bawaslu Berau untuk menjaga kualitas demokrasi dan memberikan jaminan bagi setiap warga negara untuk menggunakan hak suara mereka dengan maksimal.