Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Berau Vol I

Bawaslu Berau

Anggota Bawaslu Kabupaten Berau Menjadi Narasumber Natalis Lapang Wada.

Berau, Memanfaatkan momen menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Berau menggelar kegiatan diskusi santai namun serius bertajuk "Ngabuburit Pengawasan". Kegiatan yang berlangsung secara daring via Zoom Meeting. yang difokuskan untuk menggaungkan pentingnya Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029 mendatang.

Anggota Bawaslu Berau, Natalis Lapang Wada, sebagai narasumber dalam acara tersebut menjelaskan bahwa pihaknya sengaja memilih suasana ngabuburit untuk mendekatkan diri dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas pemuda, perwakilan organisasi masyarakat, dan insan pers. Menurutnya, isu netralitas aparatur negara merupakan salah satu kerawanan tertinggi yang harus terus diawasi dan dicegah sejak dini.

"Kami ingin memastikan bahwa mesin pengawasan tetap panas meskipun kita sedang berada di luar tahapan aktif. Sesuai instruksi Bawaslu RI, kami aktif memetakan potensi masalah, dan netralitas ASN, TNI, dan Polri menjadi salah satu isu krusial yang kita bahas dalam forum santai ini," ujar Natalis di sela-sela acara, Selasa (24/02/2026) .

Dalam diskusi interaktif tersebut, Natalis yang membidangi pencegahan dan partisipasi masyarakat, memaparkan berbagai bentuk potensi pelanggaran netralitas yang sering kali muncul. Mulai dari memasang spanduk atau baliho bergambar calon tertentu, mengadakan pertemuan yang mengarah pada dukungan politik, hingga menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan politik praktis.

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi subjek aktif dalam pengawasan. Jika melihat indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh ASN, TNI, maupun Polri, masyarakat bisa langsung melaporkannya kepada Bawaslu. Identifikasi dan pemetaan isu seperti ini tidak bisa kami lakukan sendiri, perlu kolaborasi dengan semua pihak," tegas Natalis .

Dengan dimulainya konsolidasi dan edukasi publik seperti ini, Bawaslu Berau berharap dapat menyusun peta jalan pencegahan pelanggaran yang lebih akurat, khususnya dalam menjaga netralitas aparatur negara, sehingga Pemilu 2029 di Kabupaten Berau dapat berlangsung dengan lebih bermartabat.

bawaslu berau

Humas Bawaslu Kabupaten Berau