Perkuat Demokrasi di Kampus, Bawaslu Berau dan BEM UMB Sepakati Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif.
|
BERAU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Berau mengambil langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas demokrasi di Bumi Batiwakkal. Pada Rabu (04/02/2026), Bawaslu Berau secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Berau (UMB).
Kerja sama ini dirancang sebagai landasan acuan bagi kedua belah pihak untuk mengembangkan pendidikan politik, mematangkan nilai-nilai demokrasi, serta memasifkan sosialisasi pengawasan partisipatif di kalangan akademisi muda.
Acara penandatanganan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Bawaslu Berau. Ketua Bawaslu Berau, Ira Kencana, hadir didampingi oleh Anggota Bawaslu, Tamjidillah Noor dan Natalis Lapang Wada. Dari pihak akademisi, hadir Rektor UMB, Muhammad Bayu, serta Ketua BEM UMB terpilih, Dzikri Taufik Hidayat, bersama anggota pengurus dan tamu undangan lainnya.
Mahasiswa Melek Politik dan Pengawasan
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Berau, Ira Kencana, menekankan urgensi pelibatan mahasiswa dalam ekosistem kepemiluan. Menurutnya, mahasiswa memegang peranan vital sebagai agen perubahan yang harus memiliki pemahaman mendalam mengenai proses demokrasi.
"Pentingnya PKS ini adalah agar kalangan mahasiswa benar-benar mengerti dan paham, tidak hanya soal teknis kepemiluan, tetapi juga esensi dari pengawasan pemilu itu sendiri," ujar Ira Kencana.
Lebih lanjut, Ira berharap kolaborasi ini dapat mendorong mahasiswa untuk tidak sekadar menjadi pemilih, melainkan menjadi "mata dan telinga" Bawaslu dalam melakukan pengawasan partisipatif di lapangan. Dengan bekal pendidikan politik yang baik, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi dan melaporkan dugaan pelanggaran, serta turut serta menjaga integritas pemilu.
Sinergi Kampus dan Penyelenggara
Kesepakatan ini juga disambut baik oleh Rektor UMB, Muhammad Bayu, dan Ketua BEM UMB, Dzikri Taufik Hidayat. Keterlibatan institusi pendidikan tinggi dinilai sebagai langkah konkret dalam mencetak generasi muda yang sadar politik dan peduli terhadap masa depan bangsa melalui jalur demokrasi yang jujur dan adil.
Dengan adanya PKS ini, ke depannya diharapkan akan lahir berbagai program kolaboratif antara Bawaslu dan BEM UMB, mulai dari seminar, diskusi publik, hingga aksi nyata pengawasan di lapangan.
Foto & Penulis : R.Edi