Bawaslu Berau Adakan Pendidikan Pengawas Partisipatif bagi Mahasiswa
|
TANJUNG REDEP – Bawaslu Kabupaten Berau kembali menyelenggarakan pendidikan pengawasan partisipatifSebanyak 20 Orang , khususnya bagi kalangan mahasiswa di Kabupaten Berau pada hari Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa yang tersebar di universitas dan perguruan tinggi yang ada di berau, seperti Universitas Muhammadiyah Berau, STITM Berau dan STIPER Berau. Ada juga yang berasal dari organisasi mahasiswa, seperti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Seluruh jajaran pimpinan Bawaslu Berau bersama Kordinator Sekretariat hadir langsung dalam kegiatan ini. Komisioner yang hadir yaitu Ira Kencana, S.E., M.A.P; Tamjidillah, S.H., M.H; Natalis Lapang Wada, S.H; serta Dr. H. Jamhari, S.Pd., S.H., M.A.P.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Berau menekankan pentingnya kapasitas bagi setiap pengawas. “Sebagai seorang Pengawas Partisipatif tentunya harus memiliki ilmunya terlebih dahulu, apa yang perlu diawasi, apa saja jenis pelanggaran dalam Pemilu, apa yang harus kita lakukan apa bila menemukan pelanggaran, semua itu harus ada ilmunya, kita harus mempunyai kapasitas yang mempuni terkait hal ini, untuk itu Bawaslu Kab. Berau mengadakan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif pada hari ini. Kegiatan P2P ini di proyeksikan dapat menjaring sebanyak mungkin kelompok dan organisasi masyarakat yang ikut serta menjadi pengawas Partisipatif, karna tugas pengawasan bukan hanya oleh Penyelenggara Pemilu saja tapi tugas kita semua sebagai Warga Negara.
Manfaat dari Pendidikan Pengawas Partisipatif ini akan menjadikan Pemilu lebih jujur dan bermartabat, potensi pelanggaran dapat dicegah lebih dini, Masyarakat akan lebih sadar Politik, Demokrasi lebih kuat.” tegasnya.
Melalui P2P, Bawaslu Berau berharap dapat melahirkan pengawas pemilu partisipatif yang memahami tupoksi, regulasi, serta etika pengawasan. Dengan begitu, partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi di Berau bisa berjalan sesuai koridor hukum.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk memperluas basis pengawasan hingga ke kalangan mahasiswa, agar demokrasi tidak hanya dijaga oleh penyelenggara, tapi juga oleh masyarakat.
Humas Bawaslu Kabupaten Berau