Bawaslu Berau Konsolidasi dengan Kelurahan Bugis, Perkuat Edukasi Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif
|
TANJUNG REDEB – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Berau terus memperluas jalinan kemitraan strategis dengan pemerintah kelurahan dalam rangka penguatan edukasi demokrasi dan peningkatan peran aktif masyarakat. Kali ini, Bawaslu Kabupaten Berau melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi dengan Kantor Kelurahan Bugis yang berlangsung pada hari Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di Kantor Kelurahan Bugis.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Berau, Natalis Lapang Wada, bersama jajaran staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Berau, serta disambut hangat oleh Lurah Bugis beserta perangkat kelurahan. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bawaslu dalam membangun komunikasi yang harmonis dan sinergi kelembagaan dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat pemerintahan paling bawah.
Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Kabupaten Berau menyampaikan pentingnya pendidikan demokrasi sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang sadar hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Natalis Lapang Wada menegaskan bahwa demokrasi yang sehat memerlukan partisipasi masyarakat tidak hanya pada saat menggunakan hak pilih, tetapi juga dalam mengawasi seluruh tahapan pemilu maupun pemilihan.
"Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa tanggung jawab demokrasi tidak berhenti saat memasukkan surat suara ke kotak suara. Masyarakat harus terlibat aktif dalam mengawasi setiap proses, mulai dari tahap persiapan hingga penghitungan suara. Pendidikan demokrasi adalah kunci untuk mewujudkan hal itu," ujar Natalis Lapang Wada.
Anggota Bawaslu Kabupaten Berau itu juga menyoroti pentingnya pencegahan terhadap praktik politik uang, penyebaran informasi hoaks, ujaran kebencian, dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya yang dapat merusak kualitas demokrasi. Menurutnya, masyarakat diharapkan menjadi mitra strategis Bawaslu dalam memberikan informasi dan laporan apabila ditemukan dugaan pelanggaran di lingkungan sekitar.
"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan mata dan telinga masyarakat untuk bersama-sama mengawasi jalannya demokrasi. Jika ada indikasi pelanggaran, laporkan kepada kami. Itulah wujud nyata dari pengawasan partisipatif," tegas Natalis.
Menanggapi hal tersebut, Lurah Bugis menyampaikan bahwa pemerintah kelurahan siap mendukung program-program edukasi demokrasi yang dilaksanakan oleh Bawaslu. Dukungan tersebut akan diwujudkan melalui berbagai forum masyarakat, kegiatan kepemudaan, serta pertemuan warga di tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).
"Kami akan memanfaatkan setiap momentum pertemuan warga untuk menyampaikan pesan-pesan edukasi demokrasi. Kelurahan Bugis berkomitmen menjadi mitra aktif Bawaslu dalam menyebarluaskan informasi yang benar dan mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam pengawasan," ujar Lurah Bugis.
Pertemuan juga menekankan pentingnya membangun budaya demokrasi yang berkelanjutan melalui edukasi sejak dini, peningkatan literasi politik masyarakat, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan dan partisipasi publik. Kedua belah pihak menilai bahwa upaya ini tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan penuh dari pemerintah kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan dan pembinaan masyarakat.
Berdasarkan hasil silaturahmi dan konsolidasi dengan Lurah Bugis terkait penguatan edukasi demokrasi serta peran aktif masyarakat, kedua belah pihak sepakat untuk membangun komunikasi yang harmonis, meningkatkan sinergi kelembagaan, serta mendukung terciptanya penyelenggaraan pemerintahan dan demokrasi yang transparan, tertib, dan berlandaskan peraturan perundang-undangan.
"Sinergi antara Bawaslu dan pemerintah kelurahan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pengawasan partisipatif dan demokrasi yang berkualitas. Kami berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan berkomunikasi secara rutin guna mengantisipasi potensi kerawanan serta memastikan setiap tahapan demokrasi berjalan dengan lancar," pungkas Natalis Lapang Wada.
Kegiatan silaturahmi dan konsolidasi antara Bawaslu Kabupaten Berau dengan Lurah Bugis berlangsung dengan baik dan menghasilkan kesepahaman mengenai pentingnya kolaborasi dalam penguatan edukasi demokrasi serta peningkatan peran aktif masyarakat. Melalui sinergi yang solid, Bawaslu dan Pemerintah Kelurahan Bugis optimistis dapat menciptakan iklim demokrasi yang aman, damai, dan berintegritas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Berau.
Humas Bawaslu Kabupaten Berau