Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Berau Perkuat Konsolidasi Demokrasi Bersama Partai Perindo: Sinergi untuk Pemilu Berkualitas dan Berintegritas

Bawaslu Berau

Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Berau Ira Kencana, Tamjidillah Noor dan Natalis Lapang Wada serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Berau H. Jamhari Melakukan Konsolidasi Demokrasi dengan Partai Perindo

Berau – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Berau terus mengintensifkan koordinasi dengan partai politik sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan pemilu yang demokratis. Kegiatan kali ini dilaksanakan bersama jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Berau, bertempat di Sekretariat DPD Partai Perindo Berau, Senin (04/5/2026). 

Rombongan Bawaslu Berau dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Berau, Ira Kencana, didampingi oleh Anggota Bawaslu Berau Tamjidilah Noor dan Natalis Lapang Wada, serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Berau, H. Jamhari dan staf pelaksana.

Pertemuan konsolidasi demokrasi ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus DPD Partai Perindo Kabupaten Berau beserta staf. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, menandakan komitmen kedua lembaga untuk membangun demokrasi yang sehat, partisipatif, dan taat aturan, baik pada masa tenang maupun di luar tahapan pemilu.

Dalam Sambutannya Ketua Bawaslu Kabupaten Berau, Ira Kencana, menyampaikan pandangannya mengenai peran strategis partai politik dalam sistem demokrasi. Ia menegaskan bahwa partai politik merupakan instrumen penting demokrasi karena menjadi sarana penyaluran aspirasi masyarakat, kaderisasi kepemimpinan, serta pengawas kebijakan publik. Tanpa partai yang sehat dan berintegritas, demokrasi akan kehilangan ruhnya.

bawaslu berau

“Kunjungan kami hari ini bertujuan untuk memastikan kesiapan bersama antara penyelenggara dan peserta pemilu dalam menghadapi agenda politik mendatang. Partai politik tidak boleh hadir hanya saat pemilu, tetapi harus terus melakukan pendidikan politik kepada kadernya sepanjang tahun. Karena rendahnya kesadaran politik masyarakat dapat berdampak pada melemahnya partisipasi dan pengawasan publik,” tegas Ira Kencana di hadapan para pengurus partai dan jajaran Bawaslu.

Anggota Bawaslu Berau, Natalis Lapang Wada, menyoroti pentingnya penguatan demokrasi melalui peningkatan kepatuhan terhadap regulasi, pendidikan politik yang berkelanjutan, serta komitmen bersama dalam mencegah pelanggaran. Ia menilai pengalaman Pemilu dan Pilkada 2024 menjadi pelajaran penting yang menunjukkan bahwa sinergi antara pengawas dan peserta pemilu mampu menjaga stabilitas tahapan sekaligus meningkatkan kualitas partisipasi demokrasi.

“Tidak ada pemilu yang sempurna, tetapi kita bisa meminimalisir pelanggaran jika semua pihak memiliki kesadaran yang sama. Bawaslu tidak hanya bertugas menindak, tetapi juga mencegah. Oleh karena itu, komunikasi seperti hari ini sangat efektif untuk menyamakan persepsi dan mengingatkan potensi kerawanan di setiap tahapan,” ujar Natalis.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Berau, Tamjidillah Noor, memberikan perhatian khusus pada aspek administrasi dan tata kelola partai. Ia menekankan pentingnya pembaruan kepengurusan partai secara berjenjang guna memastikan kesiapan administrasi, memperkuat konsolidasi internal, serta mendukung kelancaran dalam menghadapi tahapan pemilu melalui sistem informasi partai politik.

“Kami mendorong Partai Perindo dan partai lainnya di Berau untuk terus memperbaharui data kepengurusan secara akurat dan tepat waktu. Jangan sampai masalah administrasi kecil menjadi kendala besar ketika tahapan pemilu dimulai. Sistem informasi partai politik yang baik akan memudahkan Bawaslu dalam melakukan verifikasi dan pengawasan, sekaligus membantu partai itu sendiri dalam mengelola kadernya,” jelas Tamjidillah.

Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Berau, H. Jamhari, mempresentasikan data Senter (Sistem Informasi Pengawasan) hasil pengawasan Pemilu 2024 di Kabupaten Berau. Data tersebut memuat rangkuman temuan, upaya pencegahan, serta penanganan pelanggaran yang terjadi selama tahapan pemilu berlangsung. H. Jamhari menjelaskan bahwa data ini bukan untuk menyalahkan partai tertentu, melainkan sebagai bahan evaluasi bersama untuk meningkatkan kualitas pengawasan pada pemilu berikutnya.

“Kami membuka data ini secara transparan. Mari kita lihat bersama pelanggaran apa saja yang paling sering terjadi, di wilayah mana kerawanan tinggi, dan apa yang bisa kita perbaiki. Partai Perindo sebagai mitra kami tentu bisa mengambil hikmah dan menyusun strategi pencegahan di internal partai,” ujar H. Jamhari.

 

bawaslu berau

Humas Bawaslu Kabupaten Berau